Pernahkah terpikir oleh kalian bahwa ada satu kali saat kita merasa begitu kecewa dan marah pada seseorang hingga tidak bisa dilukiskan dengan apapun. Seolah ingin menerobos dinding yang tebal seperti tembok Cina atau memecahkan Tembok Berlin tanpa harus melibatkan banyak orang.
Itu lah yang selalu menggangguku hingga saat jariku mulai mencoba menuainya dalam kata-kata.
Gosh, why it just make me so furious??? Why don't you understand of me??
Aku begitu peduli, dengan segenap jiwa dan raga hingga sesekali harus melawan akal sehatku. Aku begitu sayang hingga aku rela mengorbankan segenap harga diriku. Tapi kenapa??? Begitu mudahnya kamu tidak mengindahkannya?? Segampang kamu mebalikkan tangganmu, sakit..sakit sekali...bukan karena kamu yang tidak perduli; tapi sakit karena kecewa dan merasa bodoh....
Kenapa aku begitu mempercayaimu? Sedari awal seseorang telah berpesan padaku, sejauh aku perduli padamu, sedalam itu nantinya kamu akan mengacuhkan aku.
Kecewaku sangat dalam, torehan itu juga sangat pedih kurasa. Tapi aku harus belajar untuk menerima; bahwa selama ini aku yang salah, aku yang tidak benar dalam memilah dan membuat keputusan..terhadap kamu. (benarkah?)
Kata hati ku tak akan bohong padaku, namun kenyataan yang ada sangat mematikan jiwaku.
Gosh...what have I done to you??? What have I done to myself now??
I crawl for a light now....and I wish I could reach my star...again.